Tips Menyimpan Obat Berbentuk Sirup

Anda pasti panik apabila mendapati si kecil tiba-tiba rewel karena demam, pilek, batuk atau terkena penyakit ringan lainnya. Nah salah satu alternatif yang biasa dilakukan adalah memberinya obat bebas yang bisa dengan mudah dibeli di apotek. Seperti yang kita tahu, obat-obatan untuk si kecil biasanya berbentuk sirup yang memudahkan pemberian kepada anak. Kenyataan tersebut membuat kita harus memahami tips menyimpan obat berbentuk sirup. Alasannya diantaranya adalah :

– Biasanya obat sirup yang digunakan tidak langsung habis karena jika gejala sudah hilang tentunya pemberian obat dihentikan. Nah, obat yang sirup yang sudah dibuka, biasanya akan aman digunakan dalam waktu maksimal dua bulan, namun penyimpanannya harus benar.

– Agar obat tersebut bisa digunakan lagi pada saat si kecil mengalami sakit. Alangkah sayangnya jika obat yang dibeli hanya digunakan satu kali, padahal belum kedaluarsa.

– Karena obat yang berbentuk sirup merupakan obat berbentuk cair yang mudah mengalami kerusakan.

– Dengan menyimpan obat tersebut, maka kita sama aja berhemat. Namun, jangan sampai karena hemat lalu kita ceroboh memberikan obat yang sudah terkontaminasi dengan bakteri maupun zat-zat lain yang membahayakan.

Nah, agar tidak terjadi kesalahan dalam menyimpan obat-obatan berbentuk sirup, perhatikan tips menyimpan obat berbentuk sirup berikut ini :

– Simpanlah botol obat di tempat yang kering atau kotak khusus. Usahakan untuk menyimpan obat dalam bentuk sirup pada suhu ruang 20° C maupun dalam lemari pendingin dengan suhu 5-10°C.

– Hindari menyimpan obat dalam freezer karena hal itu justru akan merusak obat.

– Tutup botol sirup dengan rapat agar udara tidak masuk, karena udara yang masuk bisa terpapar bakteri dari luar yang biasa tumbuh dalam media air.

– Hindari menaruh obat di tempat yang terkena sinar matahari atau cahaya secara langsung dan terus-menerus.

– Selalu cuci bersih dan keringkan sendok sirup atau pipet tetesnya sebelum dan sesudah digunakan.

– Hindari kebiasaan berpatokan pada penunjuk kedaluarsa, karena expired date tersebut berlaku pada obat yang segelnya belum terbuka.

– Jangan membuang kotak kemasan maupun label yang menyertai obat karena banyak sekali informasi penting tentang obat yang kita gunakan, seperti dosis, cara penyimpanan, reaksi yang mungkin timbul dan sebagainya.

Semoga tips menyimpan obat berbentuk sirup dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Pengunjung Datang Dengan Kata Kunci :

cara menyimpan obat sirup yang sudah dibuka,alasan obat cair di simpan di tempat yang kering ?,mengapa obat batuk yang berbentuk sirup harus disimpan ditempt yang kering,sirup kering lupa ditaruh kulkas,tempat yang benar menaruh obat siruf bayi,Tips menyimpan obat sirup yang benar setelah di pakai,tujuan penyimpanan obat sirup di tempat yang kering
About unidede

Saya Ade Susanti, pertama gabung karena pengen kerja dari rumah dan karena bisa dikerjakan sambil online. Alhamdulillah sekarang udah bisa nyicil mobil dari bonusnya.. Mau tau lebih jauh tentang bisnis ini hub saya di : HP/Whatsapp 0811 11 18 214 PIN 74c84a30
By Ade Susanti


Speak Your Mind

*

CAPTCHA
Change the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code