Tanda-Tanda Melahirkan

Saat usia kandungan menginjak usia 9 bulan, bagi calon ibu yang belum pernah merasakan sensasi melahirkan tentu menjadi debar tersendiri. Galau, kalut, khawatir hingga tak sabar seolah beradu jadi satu. Apalagi persiapan untuk kelahiran sang buah hati belum final, seperti dana, perlengkapan bayi, dan tak banyak pengetahuan tentang bayi dan tanda-tanda akan melahirkan.

ibu hamil 2Umumnya, kelahiran dimulai antara minggu ke 39 dan 41 usia kehamilan. Pada minggu-minggu akhir akan melahirkan, tubuh akan memproduksi progesterone yang bertujuan melunakkan jaringan di sekitar cervix (leher rahim menghubungkan uterus dan alat kelamin) dan pelvis (panggul) untuk persiapan proses kelahiran. Bila kontraksi rahim mulai meregangkan jaringan disekitar servix, itulah saat melahirkan akan segera dimulai.

Kemudian, tanda-tanda melahirkan yang paling umum terlihat dari hal-hal berikut ini:

Keluar lendir kental bercampur darah. Karena selama kehamilan gumpalan lendir yang lengket pada leher rahim yang menyumbat jalannya bayi mulai membuka cervix, bersamaan dengan itu membran yang mengelilingi bayi dan cairan amniotic agak memisah dari dinding rahim. Pada saat itu pula bercak darah dan mucus yang keluar bagai cairan lengket berwarna merah muda ini merupakan salah satu tanda seorang ibu akan melahirkan.

Nyeri selangkangan, sakit panggul, dan tulang belakang. Posisi kepala bayi yang sudah mulai turun kebawah, di daerah rangka tulang pelvis. Karena tekanan pada kandung kemih ibu akan merasakan mulas, sering buang air besar dan kecil dan buang angin. Sakit panggul dan tulang belakang disebabkan pergeseran dan pergerakan janin yang mulai menekan tulang belakang.

Kontraksi, sakit mulas yang amat sangat terasa di punggung bawah, berangsur bergeser bagian bawah perut. Kadang kejang karena perut seperti mengeras, seiring kemajuan proses kelahiran. Tahap awal dilatasi 1-4 cm, muncul 15-50 menit. Sebaiknya segera ke dokter bila sudah 10 menit sekali kontraksi.

Pecah Air ketuban seiring dengan pecahnya membrane, proses kelahiran akan berlangsung cepat. Kepala bayi menekan cervix , dan air ketuban membersihkan jalan persalinan,dan tanda akan melahirkanpun telah lengkap.

Pengunjung Datang Dengan Kata Kunci :

keluar lendir putih saat hamil 9 bulan,keluar flek coklat saat hamil 9 bulan,keluar flek coklat saat hamil 39 minggu,Keluar lendir putih saat hamil 39 minggu,keluar lendir coklat saat hamil 9 bulan,hamil 9 bulan keluar lendir,keluar cairan putih saat hamil 9 bulan,Hamil 39 minggu keluar lendir putih,keluar lendir saat hamil 39 minggu,hamil 39 minggu keluar lendir putih kental

Minggu Keempat Kehamilan

Anda akan senang mengetahui bahwa pada minggu awal kehamilan dan janin Anda sudah dapat dilihat melalui USG dan proses perkembangan janin dimulai. Anda harus tahu bahwa dalam minggu ini khususnya zigot yang merupakan telur dibuahi, menduplikasikan jumlahnya untuk membentuk sekelompok kecil sel dalam rahim Anda yang akan menjadi titik awal perkembangan bayi Anda. Sekelompok sel yang disebut blastosit dalam istilah medis memasuki tuba fallopi ke dalam rahim setelah itu mereka menanamkan diri ke dalam rahim tengah dan ini adalah tempat janin hingga siap untuk dilahirkan.

Dalam minggu ketiga kehamilan Anda dapat dengan mudah melakukan tes kehamilan di rumah Anda untuk mengkonfirmasi apakah Anda hamil atau tidak. Tubuh Anda membentuk pembuluh mikroskopis kecil ke janin tempat dimana sel-sel memberikan energi dan gizi yang diperlukan.

Tanda dan gejala yang mungkin Anda rasakan pada minggu ketiga kehamilan

Untuk mengetahui tentang kehamilan dengan minggu, adalah penting bahwa Anda tahu tentang tanda dan gejala yang mungkin Anda rasakan. Anda harus tahu bahwa setiap wanita memiliki sistem tubuh individu yg berbeda maka beberapa wanita mungkin mulai merasa hamil bahkan sebelum mereka mengikuti tes, sementara yang lain tidak akan mulai menunjukkan gejala sampai bulan-bulan terakhir dari kehamilan.

Meskipun Anda akan melihat bahwa Anda tidak selalu sibuk bekerja, tubuh akan merasa lelah lebih dari biasanya.

Bahkan untuk para wanita akan merasa dirinya pergi ke kamar kecil lebih dari biasanya.

ibu hamil 2Meskipun Anda akan merasa ketagihan untuk beberapa jenis makanan, Anda juga akan merasa mual ketika Anda melihat makanan atau bau-bauan tertentu.

Ini adalah salah satu tanda awal kehamilan karena Anda akan merasa bahwa suhu tubuh Anda tetap paling tinggi dari waktu.

Pastikan untuk mendapatkan semua informasi yang Anda mungkin bisa mendapatkan karena sangat penting untuk mengetahui apa yang Anda butuhkan untuk bulan-bulan mendatang.

Seorang wanita yang hamil pada minggu ke-4 harus hati-hati selama tahap ini, karena anak berkembang sangat cepat, janin mulai berkembang dan tumbuh segera setelah hamil dan sekarang memiliki ukuran sekitar 0,4 inci.

Grafik kehamilan akan diperlukan untuk menentukan apakah janin tumbuh secara alami atau tidak, dan pengembangan selama minggu ini secara khusus berhubungan dengan pembuluh kapiler.

Semua organ tubuh yang lain akan tumbuh lebih cepat dan lebih kuat. Grafik memperkirakan ukuran janin sebagai sebesar inti dari sebuah apel, tetapi selama minggu ini, janin mulai mengembangkan karakteristik yang unik.

Sang ibu mulai merasakan bayi berkembang dimulai di minggu keempat, namun sebagian besar tanda-tanda palsu. Anda tidak bisa merasakan bayi yang memiliki beberapa milimeter menendang, tetapi wanita berpikir dia mendengar suara-suara.

Gejala lainnya untuk minggu 4 kehamilan dapat berupa kram dan nyeri di daerah perut, dan mayoritas bicara wanita tentang kepekaan berlebihan dari payudara. Kehamilan juga dapat membawa beberapa gejala lain yang tidak bisa diabaikan, seperti kepekaan terhadap bau dan parfum, kelelahan dan perubahan yang mungkin bisa membuat Anda merasa jengkel dan bingung.

Sebagian besar gejala kehamilan selama seminggu ini mirip dengan gejala PMS.Beberapa wanita mungkin perlu obat penghilang rasa sakit untuk periode kehamilan secara keseluruhan, sementara yang lain hanya akan merasakan beberapa ketidaknyamanan dan sensasi yang tidak menyenangkan yang menghilang setelah beberapa saat.

Kebahagiaan seorang ibu sangat besar, dan perubahan yang terjadi pada minggu keempat kehamilan mulai memahami fenomena ini normal dan alami. Wanita itu harus senang untuk periode kehamilan secara keseluruhan, karena hal ini membantu bayi lebih dari yang Anda pikir.

Ibu hamil harus mengadopsi cara hidup sehat, dan minggu keempat kehamilan merupakan periode dimana ibu harus meninggalkan merokok, alkohol dan kebiasaan buruk lainnya. Ingatlah bahwa sikap positif adalah wajib, dan beberapa program prenatal yang akan menjelaskan kehamilan minggu oleh minggu gejala mungkin sangat membantu, bukan hanya karena hal-hal yang akan belajar di sana tetapi juga karena teman-teman baru yg akan Anda temui.

Anemia Pada Ibu Hamil dan Pencegahannya

Saat ibu mulai hamil, waspadai dengan yang satu ini: Anemia. Menurut Wasnindar, anemia adalah kondisi dimana berkurangnya sel darah merah dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin sehingga tak mampu penuhi fungsinya pembawa oksigen keseluruh tubuh.
Kurang gizi! Itulah yang terjadi hingga ibu hamil dapat terkena anemia, selain kehamilan yang rapat dengan kehamilan sebelumnya. Apakah berdampak pada janin yang dikandungnya? Tentu saja karena bisa menyebabkan janin lahir dengan berat badan rendah. Selain itu lahir prematur, si ibu bisa mengalami pendaharan saat melahirkan. Untuk Anda ketahui ternyata anemia terkait dengan status gizi, umur, pendidikan dan pekerjaan sang ibu.

Anemia jika tidak diobati secara maksimal ternyata bisa berdampak buruk bagi ibu dan janin yang dikandungnya. Karena bayi yang lahir bisa mendapat infeksi sampai kematian, intelejensi rendah, juga cacat bawaan, dan tak jarang bisa menimpa kematian pada ibu hamil!

hamil2Anemia bisa menimpa ibu hamil karena kemiskinan yang menimpanya, ketimpangan gender sampai ketidak tahuan atau tak ada pengetahuan pola makan yang benar selama kehamilan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya juga janinnya. Usia ibu hamil yang kurang dari 20 tahun dan tingkat kerapatan kehamilan turut memperparah anemia pada ibu hamil ini.

Pencegahan anemia merupakan solusi yang terbaik. Dengan cara, periksakan kehamilan secara rutin, mempunyai pengetahuan mengenai gizi seimbang untuk asupan ibu hamil, perbaiki pola pikir masyarakat, walau dalam keadaan miskin untuk tetap utamakan ibu hamil. Penyuluhan secara intensif dari petugas kesehatan dengan memberikan vitamin pencegah anemia.

Sebaiknya ibu-ibu merencanakan kehamilan dengan tepat, agar tak terjadi kehamilan beruntun pada saat yang berdekatan, selain untuk kesehatan reproduksi, kemungkinan terjadinya anemia pada ibu hamil bisa dicegah. Dan sebaiknya menikah atau hamil pada usia matang, di atas 20 tahun, agar perkecil terjadinya resiko anemia.