Tanda Awal Kehamilan Setelah Melakukan Program Bayi Tabung

Tanda Awal Kehamilan Setelah Melakukan Program Bayi Tabung

Apakah sama tanda kehamilan secara alami dengan kandungan yang dilakukan dengan menggunakan terapi bayi tabung? Jawabannya adalah ‘Ya’, namun beberapa wanita kadang kala masih mengalami kebingungan dengan hal ini.

Proses bayi tabung

Pasangan yang mengikuti program bayi tabungTanda Awal Kehamilan Setelah Melakukan Program Bayi Tabung maka sel telur dari sang istri diambil kemudian diletakkan ke dalam cawan petri untuk selanjutnya dilakukan pembuahan dengan sperma suami. Setelah terjadi pembuahan kemudian embrio akan dimplantasikan ke rahim calon ibu. Begitu embrio sudah tertanam di uterus maka tubuh wanita akan memproduksi hormon yang mendukung kehamilan.

Tanda-tanda kehamilan dengan program bayi tabung

Begitu embrio di implan ke rahim dan kemudian dokter manyatakan bahwa Anda hamil dengan melihat hasil melalui ultrasonografi maka tubuh istri akan secara alami menunjukkan gejala kehamilan.

Berikut beberapa gejala kehamilan melalui inseminasi buatan,

- meningkatnya temperatur suhu basal tubuh

- telatnya menstruasi

- payudara yang mengalami perubahan menjadi lebih lunak

- sensasi kram yang dirasakan diarea bawah perut

- rasa mual yang dirasakan sepanjang hari

- sensitifitas terhadap makanan atau bau-bauan tertentu

- sakit kepala, meningkatnya rasa haus, serta pucat

- berubahnya mood

- sakit dibagian punggung

- sering buang air kecil

Peranan hormon HCG pada kehamilan bayi tabung

Hormon HCG merupakan hormon pertanda kehamilan yang di produksi begitu embrio di tanamkan ke rahim. Dalam jarak beberapa hari setelah proses implantasi maka hormon ini akan dikeluarkan melalui aliran darah. Hormon inilah yang berakibat pada pertanda kehamilan diatas.

Kehamilan yang dilangsungkan dengan menggunakan IVF pengeluaran hormon HCG sedikit lebih lama dibandingkan dengan kehamilan normal. Penyebabnya adalah gejala kehamilan yang ditunjukkan oleh kehamilan yang dilakukan melalui program bayi tabung memerlukan waktu yang lebih lama. Oleh sebab itu penting sekali untuk melakukan konfirmasi dengan dokter yang menangani Anda.

Tes urine, atau melalui ultrasonografi maka dokter bisa memastikan kehamilan dan Anda pun tinggal menunggu gejala kehamilan yang dilakukan melalui proses bayi tabung muncul.

Pengunjung Datang Dengan Kata Kunci :

Tanda keberhasilan bayi tabung

Selayang Pandang Proses Bayi Tabung

Selayang Pandang Proses Bayi Tabung

Pastinya tidak asing lagi kan dengan istilah bayi tabung? Ya, memang salah satu terapi kedokteran yang satu ini dipilih oleh pasangan yang cukup kesulitan untuk mendapatkan momongan. Bila kita sudah menikah beberapa tahun serta telah mengupayakan berbagai hal untuk bisa mendapatkan keturunan akan tetapi sayangnya usaha tersebut berbuah nihil, maka tak ada salahlah mencoba program bayi tabung.

Bagaimana proses bayi tabung?

Bayi tabung atau dikenal dengan ‘In Vitro Fertilisation’ atau IVF melibatkan¬† beberapa tahap prosedur dimana langkah awal yang dilakukan adalah induksi supaya terjadi ovulasi pada wanita. Setelah ovulasi terjadi, maka pengumpulan sel telur dilakukan.

Inseminasi dan fertilisasi dilaksanakan dalam waktu bersamaan, jika embrio terbentuk maka akan segera di transfer ke rahim ibu. Tes kehamilan bagi wanita yang telah menjalani trnasplantasi embrio ini adalah tahap terakhir dimana proses bayi tabung dinyatakan berhasil.

Proses yang paling penting dalam tahapan IVF yaitu ekstraksi sel telur. Selama proses ini sel telur diambil dari ovarium pihak perempuan. Sel telur yang berkualitas baik di pilih untuk dilakukan proses pembuahan dengan sperma dari ayah.

Proses fertilisasi ini akan dimonitor oleh ahlinya dan embrio yang sehat akan di pindah ke pihak wanita. Proses transfer ini berlangsung dalam waktu tiga hingga empat hari setelah masa pembuahan.

Proses transfer embrio pada rahim ibu

Pemindahan embrio yang telah di peroleh dari pembuahan sel telur dengan sperma bisa dilakukan menggunakan salah satu dari dua metode dibawah ini,

Transfer Blastosis 

Transfer embrio dengan teknik ini dilakukan pada hari kelima dimana sel kultur tempat fertilisasi mencapai tahap yang disebut sebagai ‘tahap sis’. Pada periode ini memudahkan embrio untuk bisa di transfer ke rahim ibu.

Transfer embrio beku

Teknik ini tergolong baru. Wanita yang menjalani program bayi tabung akan menerima beberapa embrio beku yang akan di transfer ke rahim mereka. Hal ini bertujuan untuk menghindari kegagalan saat prosedur pertama dilakukan.

Selayang Pandang Proses Bayi TabungProses implantasi lebih dari satu embrio juga bermanfaat untuk meningkatkan kesuksesan terjadinya kehamilan, meskipun resiko mendapatkan bayi lebih dari satu adalah mungkin.

Banyak hal yang membuat sukses tidaknya bayi tabung. Pertimbangan biaya, keinginan segera mendapatkan anak, adalah pendorong untuk tidak meragukan mengikuti program bayi tabung.