Mengajarkan Sopan Santun pada Anak

Sopan santun adalah keterampilan penting untuk anak Anda. Diantaranya adalah mengembangkan harga diri dan rasa hormat terhadap orang lain. Ini adalah beberapa keterampilan pertama yang membutuhkan anak Anda untuk melangkah keluar diri mereka dan berempati dengan orang lain. Belajar akan membantu anak Anda untuk berkomunikasi dengan rasa hormat dengan anak lain dan orang dewasa. Ini juga akan memuluskan jalan anak Anda dalam lingkungan sosial.

Para ahli mengatakan bahwa anak-anak yang tidak diajarkan sopan santun, tidak memiliki keterampilan yang mereka butuhkan untuk berhasil dan menjadi canggung secara sosial. Mengajarkan sopan santun tidak harus keras dan dapat menyelamatkan anak Anda dari perilaku kasar dan tidak pengertian.

Cobalah langkah2 ini yaa

  • Mulailah dengan diri sendiri. Anda teladan pertama dan terbaik untuk anak Anda. Jika Anda tidak berperilaku sesuai dengan yang Anda ajarkan maka pelajaran tidak akan menempel.
  • Mulai percakapan sejak awal. Anak-anak menerima pelatihan semacam ini sejak usia dua tahun. Semakin awal Anda mulai bekerja dengan mereka maka semakin cepat Anda akan mulai melihat hasilnya.
  • Konsisten. Agar berhasil pada pengajaran anak Anda tentang perilaku Anda harus menerapkan aturan yang sama setiap saat dan di segala tempat.
  • Gigih. Jangan khawatir jika perlu waktu untuk pelajaran bisa dimengerti Anak Anda, mungkin perlu diingatkan berkali-kali, tapi akhirnya pesan akan menempel.
  • Jangan pernah menghukum atau memarahi anak-anak karena kurangnya sopan santun. Anak-anak kecil sering membuat kesalahan tata krama karena ketidaktahuan bukan karena disengaja. Mendorong mereka untuk berperilaku benar akan memiliki pengaruh yang jauh lebih baik daripada perlakuan negatif.
  • Gunakan bahasa positif daripada negatif. Bahasa positif seperti “Saya ingin kamu bilang tolong,” adalah lebih efektif daripada bahasa negatif seperti “Mama ga suka kalau kamu berteriak.”
  • Ingatkan segera jika terjadi penyimpangan. Ketika anak Anda lupa, Anda perlu menemukan cara untuk mengingatkan mereka. Mereka perlu tahu segera apa kesalahannya.
  • Diskusikan penyimpangan pada saat Anda di rumah. Jika terjadi di luar rumah, Anda mungkin perlu untuk meninjau kembali di rumah sehingga Anda benar dapat membahasnya.
  • Memuji sikap yang baik. Ketika anak Anda berhasil, katakan kepada mereka.
  • Ingatkan anak Anda tentang pentingnya sopan santun. Luangkan waktu untuk membahas bagaimana perasaan orang dihormati termasuk perasaan mereka sendiri. Ini akan membantu mereka untuk menghubungkan perilaku dengan dampaknya.
  • Bersenang-senang dengan sopan santun. Bermain game dan menyanyikan lagu-lagu, apapun yang membuat perilaku belajar menyenangkan dan positif untuk Anda dan anak Anda.
  • Diskusikan situasi di mana anak-anak lain atau orang dewasa gagal untuk menggunakan sikap yang baik. Gunakan saat-saat seperti ini untuk mendidik anak Anda.
  • Siapkan untuk acara-acara besar sebelumnya. Tidak ada salahnya untuk belajar sampai pada sikap saat di meja makan atau menginap di tempat orang.
  • Bersiap terhadap kemungkinan kesalahan yg akan muncul. Anak-anak, terutama ketika mereka belajar, akan membuat kesalahan. Ini hanyalah bagian dari proses.
  • Review, Review, Review. Semakin banyak waktu yang Anda habiskan meninjau perilaku anak Anda, semakin lama perilaku tsb akan tinggal dengan anak Anda.
About unidede

Saya Ade Susanti, pertama gabung karena pengen kerja dari rumah dan karena bisa dikerjakan sambil online. Alhamdulillah sekarang udah bisa nyicil mobil dari bonusnya.. Mau tau lebih jauh tentang bisnis ini hub saya di : HP/Whatsapp 0811 11 18 214 PIN 74c84a30
By Ade Susanti


Speak Your Mind

*

CAPTCHA
Change the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code