
Tanpa disadari, orang tua ingin menekankan pentingnya sosok maskulin dan tangguh yang terkadang tidak sesuai dengan usia anak. Misalnya, Anda mengajari anak laki-laki tidak boleh menangis atau emosional. Sebagai anak laki2, idealnya dia harus cepat mandiri, bertanggung jawab terhadap adik dan ibu, dan tidak perlu merengek minta dipeluk.
Biarkan dia berkembang sesuai tahapan usianya. Seperti diceritakan oleh Steve Biddulph dalam bukunya Raising Boys, pria, ada tiga tahap perkembangan.
Pertama, saat kelahiran sampai 6 tahun, anak-anak adalah kedekatan utama dengan ibunya. Pada tahap ini bahwa anak-anak belajar tentang belas kasih. Tahap kedua pada usia 6-14 tahun, ketika anak mulai melihat ayahnya membantu menemukan minat baru dan aktivitas.
Sementara tahap ketiga pada usia 14 dan orang dewasa, sementara anak-anak terus belajar keterampilan baru, tanggung jawab baru, dan harga diri masyarakat baru.Kehadiran ayah dan sosok laki-laki dewasa sebagai peran mentor yang hebat.
Selain tetap memberikan kasih sayang yang sama untuk saudara-saudara perempuannya, berikut adalah beberapa tips praktis tentang membesarkan seorang anak laki2, antara lain:
Mengekspresikan perasaan dengan mengobrol. Diskusikan dengannya, setelah sekolah, tanyakan kegiatan anak Anda hari itu. Biarlah menceritakan pengalamannya dengan ekspresif, mendorong diskusi tentang ide-ide kegiatan yang mereka sukai, dan bagaimana untuk menyelesaikan tugas.
Related posts: