Jagalah Bibir, Jangan Kau Nodai

Kegemaran bahkan kecenderungan orang untuk memperbincangkan orang lain atau istilah gaulnya menggosip mendapat tempat yang luas. Bahkan media massa seperti TV, surat kabar, tabloid memberikan ruang khusus untuk itu. Mulai dari Obsesi, Insert, Silet dan banyak contoh yang lain lagi. Semua acara itu berisikan berita-berita tentang selebriti dengan segala aktivitasnya dan keadaannya. Entah itu benar ataupun tidak.

bibirDisadari atau tidak kecenderungan manusia untuk memperkatakan hal-hal yang sia-sia mulai mendapat tempat. Memperkatakan hal sia-sia bisa juga ketika bersendau gurau yang berbau porno menjadi kebiasaan. Pada mulanya mungkin hanya menjadi bahan tertawaan. Tetapi jika kita biasa menikmati bahkan merasa tidak enak kalau tidak menanggapi berarti kita tidak menganggap hal tersebut sebagai dosa

WANITA, mulut dan bibir wanita memang diciptakan Tuhan lebih dahsyat daripada bibir kaum pria. Tetapi kita harus menyadari bahwa setiap perkataan yang keluar dari mulut kita hendaklah perkataan yang positip dan membangkitkan semangat. Bukanlah perkataan sia-sia dan tidak suci hanya akan menambah kefasikan.

WANITA, memang ada anggapan bahwa berkata sia-sia bukan sebuah dosa yang besar. Tapi, mari mulai saat ini kita bertekad berbenah diri mengurangi perkataan-perkataan omong kosong, sia-sia dan tak suci. Mari, belajar mengendalikan bibir kita!

Pengunjung Datang Dengan Kata Kunci :

tips mengurangi perkataan sia sia


Speak Your Mind

*

CAPTCHA
Change the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code