Tips Melakukan Smoothing Rambut Sendiri di Rumah

Perawatan rambut baik di salon maupun di rumah kini sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari wanita terutama yang aktif beraktivitas. Gaya rambut lurus masih mendominasi mode tahun ini sehingga tidak sedikit wanita rela berlama-lama melakukan perlurusan rambut di salon. Tehnik smoothing menjadi salah satu pilihan guna meluruskan rambut karena hasilnya menjadi lebih lurus alami. Selain itu lama proses pelurusan juga lebih pendek dibandingkan dengan pelurusan sistem ion atau menggunakan catok yang butuh waktu cukup lama. Adapun smoothing juga dapat dilakukan di rumah. Berikut adalah tips melakukan smoothing rambut sendiri di rumah.

Pertama belilah bahan untuk smoothing yang memiliki kualitas bagus supaya dihasilkan bentuk rambut yang memuaskan, selain itu juga terjaga keamanan produknya bagi kesehatan tubuh. Kini tersedia banyak merk pelurus rambut yang bisa anda pilih. Setelah itu pelajari cara pemakaian berikut dosis penggunaan obat smoothing tersebut dan sesuaikan dengan kondisi rambut anda. Cara melakukan smoothing biasanya sudah tertera di etiket obat. Selanjutnya sediakan semua alat yang dibutuhkan seperti sarung tangan disposable dari plastic yang tidak berpori, supaya tangan tidak terkena secara langsung obat smoothing, sisir pipih untuk membantu proses meratakan obat, cermin besar, peralatan keramas, pengering rambut.

Tips Melakukan Smoothing Rambut Sendiri di RumahSetelah semua alat dan bahan siap, tips melakukan smoothing rambut sendiri di rumah adalah keramas secara bersih guna menghilangkan sisa kotoran ataupun minyak yang melekat pada rambut. Kotoran dan minyak dapat mengganggu proses smoothing sehingga hasilnya kurang bagus. Setelah itu olesi rambut dengan obat smoothing dan ratakan ke seluruh helai rambut dengan cara menekan dan menarik rambut yang sudah dioles obat dengan dua jari, telunjuk dan jari tengah dengan posisi seperti menjepit. Ratakan dari akar sampau ujung rambut sehingga kelompokan rambut menjadi berbentuk seperti pipih. Untuk diperoleh hasil optimal, proses smoothing butuh waktu agak lama dan penarikan rambut dengan dua jari perlu dilakukan secara rapi serta telaten. Setelah itu rambut dikeramas dan diberi neutral, lalu dikeramas lagi tanpa menggunakan shampo. Demikian tips melakukan smoothing rambut sendiri di rumah. Semoga dapat dipraktekkan.

Pengunjung Datang Dengan Kata Kunci :

obat smoothing yang bagus,obat smoothing,obat smoothing rambut yang bagus,obat smooting,obat smoothing rambut terbaik,obat smoothing terbaik,smoothing rambut sendiri,obat smoothing rambut,obat smooting yang bagus,obat smothing yang bagus

Meluruskan Rambut Saat Hamil. Amankah?

Bagi wanita masa kini, rambut lurus atau keriting sudah menjadi pilihan sehingga dapat dibuat di salon. Jika pada masa lampau keriting dianggap lebih cantik dan modis, kini rambut lurus dianggap lebih cantik dan keren sehingga banyak wanita rela berlama-lama di salon guna meluruskan rambut. Lalu banyak pertanyaan terkait meluruskan rambut saat hamil, apakah diperbolehkan, berbahaya atau tidak.

Sebenarnya sebelum kita bicara mengenai aman atau tidaknya meluruskan rambut saat hamil, perlu diketahui bahwa ketika hamil, selain terjadi perubahan fisik, wanita hamil juga mengalami banyak perubahan hormonal. Terjadinya perubahan hormon dapat mempengaruhi tekstur serta protein yang terkandung pada rambut sehingga terkadang rambut wanita hamil sulit untuk diubah entah itu dikeriting maupun diluruskan. Sehingga dkhawatirkan seorang ibu sudah rela duduk berlama-lama diluruskan, namun tidak berhasil dan tekstur rambut tetap kembali pada bentuk aseli yang berombak atau keriting.

Meluruskan Rambut Saat Hamil. Amankah?Selanjutnya, kendala lain adalah ketika hamil ibu sering dilanda rasa mual dan bahkan muntah, sehingga meluruskan rambut saat hamil yang memerlukan proses lama menjadi kegiatan yang menyiksa dan meresahkan. Apalagi jika ibu hamil sensitif terhadap bau-bauan atau aroma yang menyengat, maka tidak disarankan untuk meluruskan rambut, karena dikhawatirkan akan mengalami mual dan bahkan muntah. Padahal untuk diperoleh hasil yang optimal ketika meluruskan rambut, perlu adanya proses yang mantap dan tenang di mana pelanggan tidak terlalu banyak melakukan aktivitas. Apalagi yang bersentuhan dengan air.

Selebihnya, bahan pelurus rambut juga mengandung senyawa kimia yang jumlahnya tidak sedikit dan juga bersifat keras bagi janin. Dikhawatirkan ada efek negatif yang dapat membahayakan janin.

Dengan membaca penjelasan tersebut di atas, maka sebaiknya ibu menghindari meluruskan rambut saat hamil karena selain terdapat dampak-dampak yang kurang menyenangkan juga boleh dikatakan tidak ada gunanya karena tekstur rambut ibu hamil sulit untuk dirubah. Yang perlu dilakukan oleh wanita hamil adalah menjaga kehamilannya sebaik-baiknya, karena anak merupakan asset masa depan yang tidak dapat dinilai dengan apapun, sehingga sejenak lupakan keharusan meluruskan rambut saat hamil dan tampil percaya diri apa adanya.

Pengunjung Datang Dengan Kata Kunci :

rebonding saat hamil,bolehkah ibu hamil smoothing rambut,smoothing rambut saat hamil,smoothing saat hamil,bolehkah ibu hamil rebonding,bolehkah ibu hamil rebonding rambut,bolehkah ibu hamil meluruskan rambut,smoothing rambut saat hamil muda,smoothing untuk ibu hamil,bolehkah rebonding saat hamil

Tips Perawatan Rambut Rebonding/Smoothing

Tren rambut lurus dan panjang masih digemari sampai saat ini. Tak perlu cemas bagi yang kebetulan memiliki rambut ikal atau keriting. Dengan teknik rebonding/smoothing semua orang bisa memiliki rambut yang halus dan lurus. Sayangnya penggunaan obat kimia untuk meluruskan rambut bisa menyebabkan rambut kering bahkan patah-patah. Bila dibiarkan lama-lama rambut bisa rontok.

Bila ingin menjaga rambut tetap sehat beberapa tips perawatan rambut rebonding/smoothing ini bisa dilakukan. Tips pertama adalah menghindari mencuci rambut sekitar tiga atau empat hari setelah proses rebonding/smoothing. Karena mencuci rambut sebelum tiga hari bisa menghambat kerja obat pelurus. Hingga rambut akan lebih cepat kembali menjadi keriting. Supaya gaya lurus rambut lebih tahan lama juga disarankan untuk tidak menjepit atau menguncir rambut. Terlalu sering menguncir rambut akan menyebabkan bekas seperti patahan pada rambut yang di-rebonding/smoothing.

Saat pertama kali mencuci rambut disarankan untuk menggunakan air dingin. Menggunakan air panas bisa membuat rambut lebih kering dan mudah patah. Setelah proses rebonding/smoothing sebaiknya tidakĀ  melakukan pengecatan. Pengecatan rambut dengan waktu yang terlalu berdekatan dengan proses rebonding/smoothing bisa membuat rambut rapuh dan kering. Sebaiknya berikanlah waktu bagi rambut untuk beristirahat sejenak dari berbagai obat-obatan kimia. Setelah rambut kembali sehat barulah boleh melakukan pengecatan.

Tips Perawatan Rambut Rebonding SmoothingRambut yang mengalami proses rebonding/smoothing akan lebih mudah rontok dan patah. Karena itu rambut memerlukan perawatan yang lebih intensif. Menggunakan sampo khusus yang memiliki formula lembut sangat disarankan. Selain itu pemakaian serum atau conditioner untuk rambut yang di-rebonding/smoothing bisa mengembalikan kelembaban dan kesehatan rambut. Lakukanlah perawatan rutin berupa creambath atau hair spa secara teratur.

Tips perawatan rambut rebonding/smoothing lainnya adalah dengan menghindari penggunaan alat-alat menata rambut yang menggunakan panas, seperti hair dryer dan catok. Apalagi mencatok rambut yang sudah direbonding/smoothing dalam keadaan basah. Suhu yang terlalu panas bisa membuat rambut makin kering dan pecah-pecah di ujungnya.

Menerapkan beberapa tips perawatan rambut rebonding/smoothing di atas bisa membuat rambut tetap sehat dan kuat.

Teknik Mewarnai Rambut Ala Jepang

Wanita memang makhluk Tuhan yang penuh dengan berbagai sisi yang menarik. Meskipun demikian bukan berarti seorang wanita lalu pasrah dan menerima dirinya apa adanya. Banyak hal yang dilakukan oleh seorang wanita untuk bisa tampil cantik dan trendi. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mewarnai rambut baik dengan teknik biasa ataupun teknik mewarnai rambut ala Jepang.

Pada dasarnya teknik pewarnaan rambut yang digunakan tidaklah berbeda. Semuanya hampir sama saja baik pewarnaan biasa maupun pewarnaan dengan ala Jepang. Hanya saja ada sedikit budaya yang berbeda antara negara kita dengan negara Jepang.

Masyarakat di Jepang terutama untuk wanita memang sangat gemar sekali untuk melakukan pewarnaan rambut. Pewarnaan rambut di sana seakan sudah menjadi sebuah kebutuhan dan gaya hidup sehari-hari.

Hal tersebut tentu jauh berbeda dengan yang ada di negara ini yang mayoritas masih belum melakukan pewarnaan rambut sebagaimana yang dilakukan oleh orang Jepang. Jika di Jepang gadis yang masih sma sudah melakukan pewarnaan rambut maka di sini hal tersebut sangat jarang sekali terlihat.

Pewarnaan rambut masih dianggap oleh sebagian orang sebagai sesuatu yang cukup tabu. Seorang gadis yang melakukan pewarnaan rambut serasa melakukan sesuatu yang masih kurang pantas. Hal ini juga yang menyebabkan masih sedikit sekali yang melakukan pewarnaan rambut.

Gaya pewarnaan rambut yang ada di Jepang kebanyakan berkiblat kepada negara eropa. Biasanya warna yang digunakan sebagai warna untuk pewarna rambutnya adalah warna ash, pirang, dan coklat kehitaman.

Teknik Mewarnai Rambut Ala JepangSelain warna tersebut ada juga yang mewarnai berdasarkan karakter yang ada di dalam tokoh film kartun atau biasa disebut anime. Meskipun warna yang digunakan terkadang sangat mencolok seperti biru atau putih tetapi hal tersebut tetap dilakukan karena kecintaan warna rambut terhadap tokoh yang ada di dalam anime.

Selain pewarnaan yang dilakukan pada rambut, orang Jepang juga suka mengeriting rambut. Hal tersebut biasanya dikombinasikan yakni antara mewarnai dan mengeriting rambut. Untuk teknik mewarnai rambut ala Jepang sendiri tidaklah jauh berbeda dengan teknik biasanya. Hanyalah model rambut yang membedakan antara model Jepang dan bukan.

Mengenal Teknik Mewarnai Rambut

Rambut adalah mahkota wanita. Setiap wanita selalu ingin tampil cantik, terutama dengan rambut yang dimilikinya. Bergonta-ganti warna rambut menjadi salah satu pilihan wanita agar rambut yang dimilikinya tampil cantik dan menawan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan warna rambut yang diinginkan, mulai dengan pergi ke salon dan mengecat rambut di sana ataupun mewarnai rambut sendiri di rumah. Bahkan wanita berkerudung pun tidak sedikit yang suka mewarnai rambutnya sendiri di rumah. Ketika mencoba untuk mewarnai rambut sendiri, sebaiknya perhatikan teknik mewarnai rambut dengan baik.

Pertama kali yang harus diperhatikan sebelum mewarnai rambut adalah pastikan rambut kita sehat, tidak rontok dan tidak berketombe. Pilihlah pewarna rambut yang sesuai dengan bentuk muka dan kulit kita agar tidak kehilangan kepercayaan diri karena pemilihan warna yang salah. Pilihlah pewarna rambut yang warnanya 2 kali lebih tua dari warna asli rambut kita atau sebaliknya.

Gunakan sarung tangan saat mewarnai rambut. Pewarna rambut adalah cairan kimia yang bisa membekas di kulit kita dalam waktu yang lama. Jika sudah menempel di kulit atau kuku tangan, kita akan kesulitan membersihkannya. Untuk menghindari menetesnya pewarna rambut di baju, gunakan baju atau handuk bekas yang dilingkarkan di leher, ketika ada tetesan pewarna yang jatuh, kita tidak akan menyesal karena yang terkena adalah baju atau handuk bekas yang tidak terpakai lagi.

Teknik mewarnai rambut selanjutnya adalah dengan menghindari rembesan pewarna rambut, pada bagian – bagian tertentu seperti telinga, mata, dll dengan menggunakan vaseline atau lip balm. Setelah itu campurlah pewarna rambut pada sebuah mangkuk dengan perlahan, mulailah mewarnai rambut hingga semua bagian tertutup pewarna rambut secara merata, diamkan kurang lebih selama 20 menit agar pewarna melekat dengan sempurna di rambut kita.

Langkah selajutnya, cucilah rambut dengan menyiramkan air sedikit demi sedikit ke permukaan rambut, diamkan sejenak dan bilas hingga bersih. Untuk melengkapi teknik mewarnai rambut ini, gunakan conditioner yang telah disediakan di setiap kemasan pewarna rambut. Diamkan selama 5 menit dan bilas kembali hingga bersih. Langkah akhir, keringkan rambut dengan handuk atau hair dryer.

Setelah proses mewarnai selesai, hindarilah aktifitas di luar ruangan yang membuat rambut kita kontak langsung dengan matahari. Sinar UV yang mengenai rambut bisa mengurangi ketajaman warna rambut kita. Setelah 1×24 jam, cuci kemabli rambut dengan shampoo dan conditioner yang biasa kita pakai sehari-hari. Langkah-langkah di dalam teknik mewarnai rambut ini sangat mudah bukan? Selamat mencoba.

Pengunjung Datang Dengan Kata Kunci :

cara menyemir rambut agar berhasil,cara mewarnai rambut ala salon,cara mengecat rambut ala salon,tips sukses mewarnai rambut sendiri,langkah-langkah mewarnai rambut ala salon,langkah-langkah teknik mewarnai rambut ala salon,teknik semir rambut ala salon

Tips Supaya Warna Rambut Tidak Cepat Pudar

Apapun warna rambutnya, Anda pasti sudah hapal bahwa perawatan rambut berwarna itu cukup menguras dompet. Namun, jangan khawatir, ada cara untuk membuat rambut berwarna lebih tahan lama, hemat waktu juga uang. Berikut ini tips supaya warna rambut tidak cepat pudar yang bisa Anda coba di rumah.

Yang pertama adalah, jangan menggunakan terlalu banyak sampo ketika mencuci rambut. Batasi frekuensi mencuci rambut paling banyak dua atau tiga kali seminggu. Banyaknya sampo saat mencuci rambut juga memengaruhi ketahanan warna rambut Anda. Kebanyakan orang menggunakan sampo, tujuannya agar busanya lebih banyak. Yang baik adalah, gunakan sedikit sampo kemudian cuci rambut, basuh satu kali hingga bersih dan tidak perlu diulang bersampo berkali-kali.

Tips Supaya Warna Rambut Tidak Cepat PudarYang kedua, kurangi panas karena terlalu banyak sampo, panas dari hair dryer, alat pengeriting atau alat pencatok rambut karena semua itu akan membuat warna rambut cepat memudar. Gunakan serum sebelum menata rambut dengan gaya yang Anda inginkan untuk melindungi rambut Anda. Ini adalah salah satu tips supaya warna rambut tidak cepat pudar.

Bayangkan Anda seperti memakai tameng pelindung agar terhindar dari kerusakan dan menjaga ketahanan warna rambut. Jangan lupa untuk memakai conditioner agar rambut menjadi lembut dan lembap.

Yang ketiga adalah memilih produk perawatan rambut yang tepat. Tidak semua produk rambut memiliki kualitas yang bagus. Jadi perhatikan warna rambut, sampo dan jenis alat penata rambut Anda. Jangan gunakan produk yang mengandung silicon, paraben dan lilin karena ketiga bahan tersebut membuat rambut kering dan tidak lembap. Gunakan sampo yang dibuat khusus untuk rambut berwarna.

Yang keempat adalah melindungi rambut Anda dari sinar matahari langsung. Sinar matahari memudarkan rambut yang diwarnai dengan cepat jadi gunakan topi untuk melindungi rambut dan kulit kepala Anda. Semprot rambut Anda dengan krim pelindung untuk mengurangi efek dari sinar matahari yang terik.

Terakhir, minimalisir risiko kerusakan akibat klorin. Gunakan perasan air jeruk nipis campurkan ke dalam air kemudian cuci rambut Anda dengan air campuran itu agar warna rambut tetap terjaga ketahanannya.

Rambut itu seperti busa, harus selalu basah dan lembab untuk meminimalisir kerusakan akibat produk dan alat penata rambut yang sering digunakan. Itulah tadi tips supaya warna rambut tidak cepat pudar yang bisa Anda tiru di rumah.

Merawat Rambut yang Diwarnai

Yang namanya bahan kimia pasti akan memberikan pengaruh yang tidak baik buat kesehatan tubuh. Begitu juga dengan pewarna rambut. Pewarna rambut memang membuat rambut nampak lebih indah, akan tetapi pewarna rambut tadi malah merusak kutikula rambut. Hal ini dikarenakan pewarnaan rambut membuat pori-pori rambut membesar untuk menyerap warna. Efeknya, rambut menjadi lebih rentan pada kerusakan. Akan tetapi, dengan tepat merawat rambut yang diwarnai, bukan tidak mungkin kerusakan tadi dapat dicegah.

Dalam merawat rambut yang diwarnai terdapat tiga perawatan dasar. Yang pertama adalah melindungi, lalu melembutkan atau melembapkan, dan terakhir mempertahankan warna rambut.

Untuk melindungi rambut yang diwarnai dari kerusakan dan patah, setiap Anda selesai mencuci rambut, keringkan rambut dengan cara ditepuk-tepuk dan bukannya menggunakan handuk. Hindari mengeringkan rambut dengan blowing dryer karena dapat membuat rambut terlalu kering. Selain itu, gunakanlah sisir dengan gigi yang lebar.

Untuk melembapkan dan melembutkan rambut, gunakan conditioner secara teratur, terutama setelah Anda mencuci rambut. Selain itu, gunakan perawatan deep conditioning satu minggu sekali untuk menguatkan rambut.

Merawat Rambut yang DiwarnaiNah, perawatan terakhir adalah untuk mempertahankan warna rambut. Agar warna rambut tidak mudah pudar, jangan terlalu sering keramas. Saat keramas pun, jangan menarik-narik rambut Anda. Selain itu, gunakanlah sampo dan conditioner khusus untuk rambut yang diwarnai. Anda bisa menggunakan conditioner khusus tanpa bilas untuk melindungi rambut dari paparan sinar matahari. Hindari juga alat pengering.

Selain tiga perawatan dasar tadi, masih ada beberapa perawatan kecil yang dapat membantu merawat rambut yang diwarnai. Misalnya saja untuk rambut panjang yang diwarnai, lebih baik gunakan aksesori sebagai ganti mengikat rambut gaya kuda poni. Selain itu, hindari penggunaan bahan kimia lainnya pada rambut, karena semakin banyak bahan kimia, rambut semakin rusak. Jangan lupa juga untuk rutin memotong ujung rambut minimal tiga bulan sekali agar rambut dapat tumbuh lebih sehat.

Merawat rambut yang diwarnai dengan tepat dapat memberikan hasil rambut berwarna indah dan tahan lama, sehat, kuat, serta mudah diatur.