Apa Penyebab Autisme Pada Anak?

Pada saat dokter mengkonfirmasi bahwa anak Anda menderita autisme, maka pertnyaan yang terlintas di benak Anda mungkin seeprti ini ‘darimana anak saya mendapatkan autis?’ Apa yang menjadi penyebabnya?

Well, pertnyaan diatas tidak ada jawaban yang mutlak. Yang perlu diketahui adalah ada banyak ragam hal yang bisa menyebabkan autisme dan saat ini para ahli sedang menyelidikinya. Tapi faktanya yang perlu diketahui adalah kasus autisme lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan.

Pada awalnya, dipercaya bahwa autisme terjadi karena adanya trauma emosional. Disinilah pola parenting orang tua memberikan andil yang kuat. Dokter ada yang mengatakan bahwa Ibu tidak secara penuh memberikan perhatian yang khsusus pada anaknya sehingga si anak kurang kasih sayang. Kabar baiknya penyebab ini terbukti salah dan dibantah dari banyak hasil penelitian.

Penyebab umum yang sering dikemukakan saat ini adalah faktor genetik. Peneliti merasa bahwa setiap individu yang lahir pastinya akan memiliki kecenderungan untuk menjadi autis. Dikemudian hari lingkunganlah yang akan mempengaruhi apakah bawaan sifat ini akan berkembang. Para ahli mengatakan bahwa ada gen pencetus autisme akan tetapi sayangnya hingga saat ini gen tersebut masih juga belum diketemukan 🙂

Faktor lingkungan memegang peranan yang penting bagi perkembangan autis. Studi menunjukkan bahwa ada beberapa kasus autisme di suatu kota yang disebabkan oleh toksin dan zat kimia. Umumnya kota yang berdekatan dengan daerah industri akan memilki kualitas udara yang buruk yang mencetus terjadinya kasus autisme.

Apa Penyebab Autisme Pada Anak?Pro dan kontra mengenai vaksinasi pun terjadi. Dikatakan bahwa beberapa jenis vaksin bisa memicu terjadinya anak autis, dan efeknya banyak orang tua yang hingga saat ini tidak mau memberikan imunisasi lengkap pada anaknya. Studi terbaru mengenai vaksinasi menunjukkan bahwa tidak ada kaitan antara imunisasi lengkap dengan kasus autisme.

Penelitian terbaru yang sedang dipelajari adalah kaitan antara tereksposnya ibu yang sedang hamil dengan logam merkuri dan dampaknya bagi bayi yang akan dilahirkan, akan tetapi hasil penelitian ini belum di publikasikan.

Lebih jauh lagi kasus autisme dihubungkan dengan isu mengenai kesehatan. Dikatakan bahwa anak yang sejak kecil sudah menderita penyakit tertentu seperti Fragille X Syndrome dan Rubella memiliki kesempatan yang besar untuk menjadi autis.

Ketidakseimbangan metabolisme menjadi pencetus lain dari kasus autisme. Banyak peneliti yang mengatakan bahwa ketidakseimbangan metabolisme yang terjadi pada anak bisa menyebabkan anak menjadi autis.

Guna mendapatkan kesimpulan mana yang sesungguhnya menjadi penyebab autis maka diperlukan banyak penelitian lagi. Diharapkan suatu saat nanti akan ada penjelasan secara terperinci mengenai bagaimana atau apa yang menjadi penyebab autisme pada anak.

About unidede

Saya Ade Susanti, pertama gabung karena pengen kerja dari rumah dan karena bisa dikerjakan sambil online. Alhamdulillah sekarang udah bisa nyicil mobil dari bonusnya.. Mau tau lebih jauh tentang bisnis ini hub saya di : HP/Whatsapp 0811 11 18 214 PIN 74c84a30
By Ade Susanti


Trackbacks

  1. […] Autisme pada anak acapkali memberikan beban pada orang tua. Banyak ortu yang memang tidak mengharapkan memiliki anak autis. Namun walaupun demikian buah hati adalah anugrah dari Tuhan yang harus kita sayangi. Masih banyak hal positif yang bisa dikejar serta solusi pendidikan walaupun kita memiliki anak autis. […]

  2. […] gejala autisme pada anak? Pertama yang harus dilakukan adalah mengamati aktifitas buah hati. Menurut […]

  3. […] orang tua mengetahui bahwa salah satu buah hatinya menderita autisme maka berbagai jenis terapi pun mulai direncanakan. Ada banyak terapi untuk anak autis. Beberapa […]

  4. […] pendidikan untuk anak dengan autis memang susah-susah gampang. Selain kita perlu jeli untuk meriset instansi maka yang memang […]

Speak Your Mind

*

CAPTCHA
Change the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code